Allahu Akbar Baca (pilih salah satu versi):
Pengebumian adalah peringkat terakhir dalam urusan tajhiz jenazah kamil.
Berikut adalah panduan lengkap dan teks tajhiz jenazah kamil (pengurusan jenazah sempurna) berdasarkan syariat Islam.
Ketika seorang Muslim dinyatakan meninggal dunia, pihak keluarga atau orang yang mendampingi hendaknya segera melakukan lima hal berikut: teks tajhiz jenazah kamil
Masukkan jenazah ke dalam kubur dengan mendahulukan bagian kepala secara perlahan. Orang yang memasukkan jenazah membaca:
| Step | Key Arabic (Phonetic) | Meaning | |------|----------------------|---------| | Ghusl Niyyah | Nawaitu ghusla hadzal mayyiti | I intend to wash this deceased | | Kafan Niyyah | Nawaitu takfina hadzal mayyiti | I intend to shroud this deceased | | 1st Takbir | Al-Fatihah | Opening chapter | | 2nd Takbir | Allahumma salli ‘ala Muhammad | Blessings on Prophet | | 3rd Takbir | Allahummaghfir lahu | O Allah forgive him | | 4th Takbir | Allahumma la tahrimna | O Allah don’t deprive us | | Lowering | Bismillah wa ‘ala millati Rasulillah | In Allah’s name and on Prophet’s religion |
Apakah Anda membutuhkan teks panduan ini dalam ? Allahu Akbar Baca (pilih salah satu versi): Pengebumian
Selembar kain panjang yang ukurannya lebih panjang dari kain pertama, digunakan untuk melipat kedua sisi kanan dan kiri (membungkus erat).
Susun tali pengikat (biasanya 5 atau 7 utas) di bawah kain kafan.
"Allahummaj’al hadzal kafana lahu libasan yuwaari saba’tihi, wa hirzan minannaar." (Ya Allah, jadikanlah kain kafan ini sebagai pakaian yang menutupi aibnya, dan benteng dari api neraka.) Orang yang memasukkan jenazah membaca: | Step |
Dalam Islam, mengurus jenazah (tajhiz jenazah) hukumnya adalah . Artinya, jika sudah ada sebagian Muslim yang mengerjakannya, maka kewajiban bagi yang lain gugur. Namun, jika tidak ada satupun yang mengerjakannya, maka seluruh kaum Muslimin di daerah tersebut berdosa.
Masukkan jenazah ke dalam liang lahad dengan mendahulukan bahagian kepala secara perlahan-lahan. Orang yang menyambut jenazah di bawah disunnahkan membaca:
Siram air ke seluruh tubuh mulai dari kepala, lambung kanan, lalu lambung kiri. Gunakan air sabun atau air bidara pada siraman pertama.
Wudhukan jenazah seperti wudhu untuk shalat tanpa memasukkan air ke dalam mulut dan hidung (cukup bersihkan bibir dan lubang hidung dengan jari/kapas basah).